BMX Ramadan Night Drag Race Pertama di Probolinggo, Ratusan Rider Adu Kencang
- IPred

- Mar 7
- 2 min read

INFOPRO, Probolinggo – Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mendadak jadi arena adu cepat sepeda BMX.
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan, menggelar BMX Ramadan Night Drag Race pada Jumat–Sabtu (6–7/3/2026) dan langsung diserbu ratusan peserta serta warga yang memadati lokasi.
Ajang balap BMX malam hari yang baru pertama kali digelar ini, sukses mencuri perhatian masyarakat. Sepanjang lintasan dipenuhi penonton yang antusias menyaksikan para rider, menunjukkan skill dan kecepatan mereka.
Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Abd. Rahman, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai wadah bagi para pecinta BMX agar bisa menyalurkan hobi balap secara lebih aman dan terarah.
“Selama ini mereka tidak memiliki wadah. Karena itu sering muncul balapan liar yang berpotensi membahayakan dan mengganggu lalu lintas. Melalui kegiatan ini kami mencoba merangkul mereka agar menyalurkan hobinya melalui kegiatan yang positif,” ujar Rahman.
Menurutnya, olahraga BMX cukup digemari anak-anak hingga remaja. Karena itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang pembinaan sekaligus sarana mencari bibit atlet potensial dari Kabupaten Probolinggo.
Rahman juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet BMX yang mampu membawa nama baik Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Ketua panitia, Urip Mujiono, menjelaskan perlombaan digelar di lintasan sekitar 100 meter dengan beberapa kategori usia. Mulai dari kelas maksimal 10 tahun, maksimal 13 tahun, maksimal 16 tahun, junior maksimal 19 tahun, hingga kelas senior atau open.
“Pada malam pertama sudah dilaksanakan babak penyisihan untuk beberapa kelas. Malam kedua akan dilanjutkan dengan semifinal dan final kelas youth, kemudian ditutup dengan pertandingan kelas open,” kata Urip yang juga menjabat sebagai Lurah Patokan.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari dukungan warga sekitar. Salah satunya Ahmad Fatoni, warga Kraksaan, yang menilai kegiatan ini memberi ruang positif bagi anak-anak dan remaja yang hobi bersepeda BMX.
“Sebelumnya ada yang hanya bermain biasa, bahkan ada yang balapan liar. Sekarang ada wadah resmi untuk menyalurkan hobi mereka,” ujarnya.
Rencananya, BMX Ramadan Night Drag Race di kawasan timur Sasan Krida akan berlanjut pada Sabtu malam (7/3/2026), sebagai puncak acara sekaligus penentuan para juara dari berbagai kategori. (IP)




Comments