Kota Probolinggo Makin BERSOLEK ! Ketan Kratok & Tradisi Bi Bi Bi Resmi Jadi WBTB 2025
- IPred

- Feb 23
- 2 min read

INFOPRO, Probolinggo - Kabar bangga datang dari Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menerima langsung Sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia Tahun 2025 dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Momen spesial ini digelar bareng Festival Takjil Ramadan di Taman Krida Budaya Malang, Minggu (22/2). Total ada 46 karya budaya dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang resmi menyandang status WBTB tahun ini.
“Sertifikat dari Ibu Gubernur melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur untuk makanan khas kita, ketan kratok. Kemudian tradisi Bi Bi Bi yang dilakukan tanggal 25 Ramadan,” ujar Dokter Amin saat ditemui di kantornya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, Tradisi Bi Bi Bi adalah bentuk perhatian kepada anak-anak menjelang Lebaran. Ada momen berbagi yang bikin mereka bahagia menyambut Idulfitri. “Nanti akan kita laksanakan bersama di suatu acara,” tuturnya antusias.
Soal Ketan Kratok? Pemerintah Kota Probolinggo nggak tinggal diam. Variannya lagi dikembangkan biar makin variatif, dari bentuk sampai porsi. Targetnya? Jadi oleh-oleh khas Probolinggo yang siap bersaing.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan, penetapan WBTB bukan cuma pengakuan administratif. Ini amanah agar budaya tetap hidup, berkembang, dan diwariskan ke generasi berikutnya.
“Warisan budaya harus terus tumbuh dan memberi manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Dokter Amin juga menyinggung pesan Presiden Prabowo Subianto soal akronim BERSOLEK. Huruf “O” berarti Original. Artinya? Budaya lokal adalah identitas asli yang wajib dijaga.
Mulai dari Batik In Motion, festival film, kerapan kambing, Kerapan Sapi Brujul, tarian, musik dug-dug, sampai kuliner — semuanya bagian dari upaya menjaga orisinalitas budaya Kota Probolinggo.
Total 5 WBTB Kota Probolinggo
Kini, Kota Probolinggo resmi punya lima WBTB di antaranya ; Seni Tari Jaran Bodhag (2014), Kerapan Sapi Brujul (2019), Kembang Lamaran (2023), Ketan Kratok (2025), dan Tradisi Bi Bi Bi (2025).
Auto bangga jadi wong Probolinggo, karena budaya bukan cuma cerita lama, tapi identitas yang harus terus hidup dan jadi kekuatan masa depan. (IP)




Comments