Miniatur Kincir Air Penghasil Listrik di Gelaran TPN XIII Probolinggo
- IPred

- Jul 1
- 2 min read

INFOPRO, Probolinggo - Gelaran Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII di SMA Unggulan Badridujja, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (1/7/2026), tak hanya menjadi ruang berbagi praktik baik antarguru. Beragam karya inovatif siswa juga sukses mencuri perhatian para peserta.
Pameran karya menjadi salah satu sudut yang paling ramai dikunjungi. Berbagai inovasi dipamerkan, mulai dari media pembelajaran, karya pionering, hingga miniatur pembangkit listrik tenaga air yang dibuat dari barang bekas.
Miniatur kincir air menjadi karya yang paling banyak menyedot perhatian. Alat tersebut dirancang menggunakan tutup botol plastik, stik es krim, dinamo, dan sejumlah komponen sederhana lainnya.
Melalui miniatur itu, siswa memperagakan proses perubahan energi dari aliran air yang memutar baling-baling menjadi energi mekanik, lalu dikonversi menjadi energi listrik hingga mampu menyalakan lampu.
Salah seorang siswa pembuat miniatur, Sidiq Romadhon, mengatakan ide tersebut muncul karena melihat potensi aliran sungai yang deras saat musim hujan.
Apalagi di Indonesia dikenal dengan dua musimnya, yakni musim hujan dan kemarau.
"Di musim hujan itu aliran sungai cukup deras. Kami berpikir bagaimana potensi itu bisa dimanfaatkan menjadi energi terbarukan. Akhirnya kami membuat miniatur kincir air sebagai contohnya," ujar Sidiq.
Tak hanya miniatur kincir air, siswa juga memamerkan karya pionering berbahan kayu dan tali yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kepramukaan.
Ada pula scrapbook biologi berbentuk pop-up book, yang dirancang agar materi pelajaran lebih mudah dipahami melalui tampilan visual yang menarik.
TPN XIII di Kabupaten Probolinggo diikuti tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti kelas inspirasi, nonton bareng Guru Belajar, sesi refleksi, hingga mengunjungi pameran karya siswa.
Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten Probolinggo, Khoridah Sativa, mengatakan TPN merupakan agenda tahunan yang digelar Guru Belajar Foundation bersama berbagai organisasi profesi pendidikan sebagai ruang kolaborasi sekaligus saling belajar antara guru.
Menurutnya, pelaksanaan TPN XIII di Kabupaten Probolinggo masih berada pada level pertama yang berfokus pada penguatan konsep Merdeka Belajar melalui berbagi pengalaman dan praktik baik para pendidik.
"Harapannya guru-guru yang hadir memiliki ruang untuk berefleksi atas perjalanan mereka bersama murid. Mereka juga mendapat insight baru dari cerita sesama guru sehingga memiliki semangat baru menghadirkan pembelajaran yang berdampak bagi murid," kata Khoridah.
Melalui pameran tersebut, para guru tak hanya memperoleh inspirasi dari sesama pendidik, tetapi juga melihat langsung hasil pembelajaran yang melahirkan karya-karya inovatif siswa.
Pameran tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas di ruang kelas mampu melahirkan solusi sederhana yang bermanfaat, termasuk dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan. (IP)




Comments