top of page

Pecah Banget !!! Harjakapro ke-280 Ditutup Drama Kolosal Banjaranbanger

  • Writer: IPred
    IPred
  • Apr 27
  • 2 min read
Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris saat Memberikan Sambutan di Penutupan Harjakapro ke-280
Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris saat Memberikan Sambutan di Penutupan Harjakapro ke-280

INFOPRO, Probolinggo - Penutupan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) berlangsung nggak kaleng-kaleng !

‎Digelar di Alun-alun Kraksaan, acara pamungkas ini sukses nyedot perhatian warga lewat drama kolosal bertajuk “Banjaranbanger” yang ngulik asal-usul Kabupaten Probolinggo.

‎Yang paling nyuri perhatian ? Para pemainnya ternyata para kepala OPD !  Dengan gaya akting yang santai, jenaka, dan penuh totalitas, mereka sukses bikin suasana pecah.

‎Penonton yang memadati lokasi pun, nggak berhenti ketawa dan tepuk tangan sepanjang pertunjukan.

‎Selama 10 hari penuh, Harjakapro jadi pusat keramaian warga. Mulai dari pentas budaya, hiburan kekinian, sampai bazar UMKM yang vibes-nya dapet banget.

‎Apalagi dengan konsep pasar rakyat ala “Probolinggo tempo dulu” yang nggak cuma estetik, tapi juga ngasih dampak ekonomi nyata.

‎Yes, bukan sekadar hiburan ! Para pelaku UMKM bisa meraup omzet sekitar Rp1,5 juta sampai Rp 3 juta per hari. Bukti kalau event kayak gini bener-bener ngangkat ekonomi warga.

‎Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris atau yang akrab disapa Gus Haris, bilang kalau Harjakapro tahun ini jadi lebih dari sekadar perayaan.


‎Ini juga jadi momen evaluasi buat pembangunan ke depan, dengan fokus di lima sektor penting: pemerintahan, infrastruktur, ekonomi, pendidikan & kesehatan, serta sosial.

‎“Semoga tahun pertama ini jadi penyempurnaan buat tahun kedua,” kata Gus Haris, Minggu malam (26/04/2026).

‎Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang punya efek domino ke berbagai sektor. Mulai dari distribusi hasil pertanian, pergerakan industri, sampai perkembangan pariwisata.

‎Nggak ketinggalan, soal keamanan juga jadi perhatian serius. Menurutnya, rasa aman adalah kunci biar masyarakat bisa terus produktif dan kreatif.

‎Karena itu, ia ngajak warga buat bareng-bareng menjaga lingkungan, termasuk lewat konsep swakarsa di desa.

‎Di akhir, Gus Haris ngajak semua elemen masyarakat buat terus kompak.

‎“Mari Bareng-bareng kita bangun Probolinggo supaya makin sae dan jaya,"ajaknya.

‎Harjakapro ke-280 memang udah selesai, tapi harapannya event kayak gini terus berlanjut. Biar nggak cuma jadi hiburan tahunan, tapi juga jadi motor penggerak ekonomi dan pelestarian budaya lokal. (IP).


Comments


bottom of page