Pemkot Probolinggo Luncurkan JAGA KOTA, Warga Kini Bisa Curhat & Lapor Secara Digital
- IPred

- Mar 8
- 2 min read

INFOPRO, Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo resmi meluncurkan JAGA KOTA (Jaring Aspirasi Warga Probolinggo Kota), sebuah sistem digital yang jadi wadah baru buat warga menyampaikan aspirasi, aduan, hingga laporan secara cepat dan transparan.
Lewat inovasi ini, suara warga nggak lagi berhenti di tingkat bawah. Semua laporan bakal terhubung berjenjang mulai dari RT, RW, lurah, camat, hingga sampai ke wali kota. Jadi, proses monitoring dan tindak lanjutnya bisa lebih rapi, terukur, dan pastinya bisa dipantau.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianto, menegaskan bahwa pembangunan kota bukan cuma tugas pemerintah saja. Menurutnya, semua pihak punya peran penting.
“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, sampai media sangat penting untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (07/03/2026).
Melalui JAGA KOTA, Pemkot membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas. Nggak cuma soal aduan, tapi juga mendorong berbagai program komunikasi publik serta penguatan ekonomi kreatif di Kota Probolinggo.
“Dengan hadirnya berbagai platform partisipasi dan aduan masyarakat ini, kami berharap bisa membangun energi positif untuk kemajuan Kota Probolinggo,” tambah Lucia.
Sistem ini juga jadi solusi dari cara lama yang masih manual. Sekarang, laporan warga bisa disampaikan lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, turut mengapresiasi peluncuran inovasi tersebut. Ia menyebut kegiatan ini bukan hanya memperkenalkan sistem baru, tapi juga melibatkan generasi muda sehingga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Sejak awal saya bersama Ibu Wakil berkomitmen melaksanakan program pembangunan dengan melibatkan semua pihak,” kata Aminuddin.
Dengan pendekatan pentahelix, pemerintah bersama jajaran Forkopimda bisa memperluas kolaborasi dengan masyarakat, pelaku UMKM, hingga investor. Menurut Aminuddin, langkah ini merupakan kebijakan inklusif untuk mendorong kemajuan kota ke depan.
Ia juga berharap ruang publik di Kota Probolinggo bisa dimanfaatkan lebih produktif dan inspiratif, khususnya bagi anak muda.
Melalui sistem JAGA KOTA ini, diharapkan muncul budaya baru di tengah masyarakat untuk aktif menyampaikan ide, aspirasi, maupun aduan yang bisa langsung direspons oleh pemerintah.
Kegiatan yang didukung BAZNAS Kota Probolinggo ini dihadiri perwakilan Forkopimda, anggota DPRD, Ketua TP PKK, Pj Sekda, kepala perangkat daerah, hingga para jurnalis.
Menariknya, sebelum sesi bincang santai dimulai, Wali Kota Aminuddin juga menyempatkan diri meninjau stan Ngabuburit Heppiii, yang menampilkan berbagai kuliner serta produk industri kreatif karya anak muda Kota Probolinggo. (IP)




Comments